Rabu, 8 november 2017
Rabu ini harusnya jadi harinya kakak. Jadi untuk mengkayakan
kegiatan anak-anak yang notabene belum sekolah dan dengan gaya pengasuhan yang
mengacu pada FBE (Fitrah based education) ibun dipaksa harus kreatif membuat
ide-ide kegiatan untuk anak-anak.
Lalu berbekal hasil riset sana sini yang mengacu pada
beberapa jadwal harian para homeschooler atau pelaku FBE, dan diskusi produktif
sama abinya anak-anak, maka terciptalah jadwall harian dimana senin adalah hari
di rumah untuk beberes rumah, selasa harinya ibun yang bertepatan dengan jadwal
halaqah ibun, rabu harinya haidar, kamis harinya adek, jumat harinya abi dan
sabtu harinya berbagi kegiatan bersama. Lalu minggu? Tentulah minggu adalah
harinya keluarga.
Rabu ini, mendung dan hujan seharian sukses bikin ibun mager
buat kemana-mana.jadilah kami di rumah aja bikin kegiatan dan pembelajaran di
rumah. Mewarnai, baca cerita, bikin gambar, lipet-lipet baju, dan antar baju ke
laundry untuk disetrika. Praktek komprod hari ini adalah bikin CoC ke kakak
tentang naik sepeda di jalan umum. Kami mau antar baju ke laundry untuk
disetrika dan kakak maunya naik sepeda. Gak mungkin dong ibun bawa 3 plastik
besar baju dengan berjalan kaki? Nah akhirnya diputuskan untuk naik motor
sambil gendong adek, tapi kakak maunya naik sepeda. Sebenarnya gak jauh sih,
hanya saja melewati jalan yang banyak dilewati motor/ mobil. Kakak menyebutnya
jalan mobil. Jalan ini pun sudah biasa kakak lewati dengan bersepeda kalau ke
warung sama ibun beli sayuran. Bedanya kalau biasanya ibun membersamai kakak
sepedaan sambil jalan kaki jadi klo kakak jatuh atau jalannya agak ke tengah
bisa sambil megangin kakak, nah kali ini ibun naik motopr yang pastinya gak bs
hands on kan...?
Lalu terbitlah CoC ala ibun. Kakak, boleh naik sepeda,
syaratnya:
1. harus
jalan di pinggir sebelah kiri
2. berhenti
di ujung pertigaan dan lihat kanan kiri
3. hanya
boleh jalan ketika kanan dan kiri gak ada kendaraan dan aman
4. belajar
menggunakan rem
5. kalau
jatuh, bangun sendiri
6. kakak
jalan di depan ibun
dan kakak mematuhi semuanya. Walau tetep ada jatuh-jatuhnya
dan teriak-teriak “kakak awas ada motor ayo ke kiri, berhenti dulu”, tapi aman
untuk dijalankan...yeay! lagi-lagi CoC sangat membantu.
No comments:
Post a Comment