Saturday, November 4, 2017

Code of conduct

Day 2
3 November, 2017

Everyday is komprod

Tantangan 10 hari untuk melaksanakan komunikasi produktif ini, bukan berari bubar jalan setelah 10 hari ya pemirsah...ini Cuma langkah awal,membentuk habit, dibikin tantangan biar tertantang, biar semangat jalaninnya bareng2 berjamaah, tapi aplikasinya akan seumuuur hidup. Dan target komprod saya dengan anak, bukan berarti sama yg lain enggak,lhooo. Komprod ini penting banget dipraktekkin sama siapa aja. Karena pentingnya komunikasi adalah pada tersampaikannya informasi yang dibawa. Nah gaya penyampaiannya kan beda-beda, dengan komunikasi produktif ini insyaallaah jadi lebih gampang dan damai tentunya.

Sungguuuuh, menyesal kenapa baru ketemu IIP sekarang. Aih tapi yang namanya proses ya mau sekarang mau dulu namanya juga belajar, gak ada matinya gan ada kata terlambat. Lanjuuut aja.

Hari kedua komprod ini lanjutan dan pembuktian dari CoC hari pertama. Sebelumnya saya sounding dan menyampaikan CoC ke si kakak untuk kegiatan pembagian nasi jumat program Sejuta cinta nya IIP Jogja. Ibun nih bangun lebiiiih pagi dari biasanya karna harus masak nasi untuk dibawa ke rumah bunda Siwi lalu di bungkus bareng sama sayur dan lauk yang sudah dimasak oleh bunda-bunda lainnya. Anak-anak pun bangun lebih gasik dari biasanya. Berdua aman akur sampai...siang! gak nyangka banget lho ini. Di rumah bunda siwi pun saya gak pake acara mengingatkan CoC lho ke kakak. Semua alhamdulillah terkendali. Bahkan ketika kakak mau pup pun, bisaaa lho gak keluar di celana...alhamdulillah...

Kakak kelihatan sudah ngantuk pas udah jam setengah sebelas itu. Dan bener, dia tidur di mobil ketika perjalanan mau ke panti nganter nasi. Sayang sekali sebenernya karna pengen banget saya nunjukin ke kakak tentang makna berbagi, tapi yasudahlah insyaallah lain waktu. Sampai di rumah kakak masih tidur dan bangun sekitar jam setengah dua ketika ada tamu. Tantangan mulai datang nih, seperti biasa, kalau ada tamu, kakak ni lagi seneng coba cari perhatian dengan pura-pura jadi adek, yang belum bisa bicara, yang merangkak, yang teriak-teriak juga. Lalu waktu kakak habis pipis dan mau pakai celana, saya manfaatkan ngobrol komprod sama kakak:
Ibun: ibun sayaang sama kakak (peluk haidar dan dibalas dengan pelukan dan senyuman). Posisi kakak di tempat tidur dan ibun di bawah, berlututu. Kakak lebih tinggi dr ibun. “Kakak, adek lucu ya, walau belum bisa bicara tapi lucu ya? Kakak suka ya niruin gaya adek?”
Haidar: iya, suka. Haidar suka kayak adek
Ibun: kenapa suka?
Haidar: karena kasian adek
Ibun: (emot pusing), oooh Haidar kasian karna adek belum bisa bicara jadi Haidar nemenin adek pura-pura belum bisa bicara juga?
Haidar: iya tapi, kasian adek
Ibun: haidar, adek sedang belajar kok, yuk kita bantu adek belajar bicara dengan cara ajak adek ngobrol pakai bahasa. Mmmm, ibun suka lho ngobrol sama Haidar. Ibun suka diceritain sama Haidar dengan bahasa yang jelas.
Haidar: hmmm (sambil meluk)

Ok done di sini, dan sembuh hitungan menit. Hbs itu jadi adek lagiiiiii

Lalu tantangan ke dua adalah ketika Haidar minta uang untuk beli jus alpukat dan ibun tidak membolehkannya karna alasan jarak. Tempat beli jusnya jauh, ibun gak bisa nemenin karena ada tamu. Ibun sampaikan saat itu juga penjelasannya,pelan-pelan sambil berlutut sehingga eye contact dan sejajar tingginya dan berakhir dengan mengalihkan perhatiannya dari jus alpukat menjadi coklat batang.

Tantangan ketiga ini paliiing favorit dari sejak 2 hari melakukan komrod ini terjadi ketika   mau keluar beli galon tadi, ibun pakai helm abi. Haidar segera bertanya: oooh kenapa ibun pakai helm abi?:
Ibun: ibun pinjem punya abi yang udah di luar ini
Haidar: oooh ibun lupa ya belum ijin abi?ijin dulu bun...
Ibun: (amazed denger kakak bilang gitu) sambil nahan haru, ibun bilang sama abi, untuk piunjem helmnya.
Baru mau keluar, langsung dihardik lagi. Ibun belum bilang abi ibun lupa ya?ibun bilang pinjem motornya ya abi gituuuu...
Ibun: baiklaaaah
Trus kami naik motor dan sayup terdengar suara adek nangis. Ibun gak balik karna udah terlanjur mau pergi. trus haidar bilang di motor: ibun ayo doain adek.
Ibun: doain apa:
Haidar :doain yang semoga Adek gak nangis. Kan adek nangis to?nanti semoga adek gak sendrian di rumah sama abi, kakung dan uti........
Wow wow wow...nyetir motor sambil senyum-senyum dan berucap: maa syaa allaah lahaula wa laquwwata ilabillah

Tantangan ke-empat
ketika beli air minum galon haidar minta beli snack. Ibun jelaskan pelan-pelan saat itu juga di warungnya, bahwa haidar masih punya banyak makanan jadi gak perlu beli daripada yang di rumah mubazir. Dengan wajah masam dia mengiyakan arahan saya.
Note: setiap menjelaskan, selalu saya hadapkan haidar ke badan saya, lalu saya turunkan badan saya sampai sejajar haidar, saya tatap mata haidar dan saya pelankan suara saya, alhamdulillah berhasil beberapa hari ini.

Tantangan ke lima hari ini
Masih sering teriak dari dapur, nyambi racik-racik masak, menunda memenuhi panggilan anak :bentar deh kaak ibun nanggung niiih

Kesimpulan: CoC penting vroooh


#harike2
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasi produktif
#kuliahbunsayiip
#bundasayangbatch
#bundasayangjoglo
#bunsayjoglo
#bundasayangkoordinator
#ibu profesional
#ibuprofesionaljogja














No comments:

Post a Comment