Day 2
3 November, 2017
Everyday is komprod
Tantangan 10 hari untuk melaksanakan komunikasi produktif
ini, bukan berari bubar jalan setelah 10 hari ya pemirsah...ini Cuma langkah
awal,membentuk habit, dibikin tantangan biar tertantang, biar semangat
jalaninnya bareng2 berjamaah, tapi aplikasinya akan seumuuur hidup. Dan target
komprod saya dengan anak, bukan berarti sama yg lain enggak,lhooo. Komprod ini
penting banget dipraktekkin sama siapa aja. Karena pentingnya komunikasi adalah
pada tersampaikannya informasi yang dibawa. Nah gaya penyampaiannya kan
beda-beda, dengan komunikasi produktif ini insyaallaah jadi lebih gampang dan
damai tentunya.
Sungguuuuh, menyesal kenapa baru ketemu IIP sekarang. Aih tapi
yang namanya proses ya mau sekarang mau dulu namanya juga belajar, gak ada
matinya gan ada kata terlambat. Lanjuuut aja.
Hari kedua komprod ini lanjutan dan pembuktian dari CoC hari
pertama. Sebelumnya saya sounding dan menyampaikan CoC ke si kakak untuk
kegiatan pembagian nasi jumat program Sejuta cinta nya IIP Jogja. Ibun nih
bangun lebiiiih pagi dari biasanya karna harus masak nasi untuk dibawa ke rumah
bunda Siwi lalu di bungkus bareng sama sayur dan lauk yang sudah dimasak oleh
bunda-bunda lainnya. Anak-anak pun bangun lebih gasik dari biasanya. Berdua aman
akur sampai...siang! gak nyangka banget lho ini. Di rumah bunda siwi pun saya
gak pake acara mengingatkan CoC lho ke kakak. Semua alhamdulillah terkendali. Bahkan
ketika kakak mau pup pun, bisaaa lho gak keluar di celana...alhamdulillah...
Kakak kelihatan sudah ngantuk pas udah jam setengah sebelas
itu. Dan bener, dia tidur di mobil ketika perjalanan mau ke panti nganter nasi.
Sayang sekali sebenernya karna pengen banget saya nunjukin ke kakak tentang
makna berbagi, tapi yasudahlah insyaallah lain waktu. Sampai di rumah kakak
masih tidur dan bangun sekitar jam setengah dua ketika ada tamu. Tantangan mulai
datang nih, seperti biasa, kalau ada tamu, kakak ni lagi seneng coba cari
perhatian dengan pura-pura jadi adek, yang belum bisa bicara, yang merangkak,
yang teriak-teriak juga. Lalu waktu kakak habis pipis dan mau pakai celana,
saya manfaatkan ngobrol komprod sama kakak:
Ibun: ibun sayaang sama kakak (peluk haidar dan dibalas
dengan pelukan dan senyuman). Posisi kakak di tempat tidur dan ibun di bawah,
berlututu. Kakak lebih tinggi dr ibun. “Kakak, adek lucu ya, walau belum bisa bicara
tapi lucu ya? Kakak suka ya niruin gaya adek?”
Haidar: iya, suka. Haidar suka kayak adek
Ibun: kenapa suka?
Haidar: karena kasian adek
Ibun: (emot pusing), oooh Haidar kasian karna adek belum
bisa bicara jadi Haidar nemenin adek pura-pura belum bisa bicara juga?
Haidar: iya tapi, kasian adek
Ibun: haidar, adek sedang belajar kok, yuk kita bantu adek
belajar bicara dengan cara ajak adek ngobrol pakai bahasa. Mmmm, ibun suka lho
ngobrol sama Haidar. Ibun suka diceritain sama Haidar dengan bahasa yang jelas.
Haidar: hmmm (sambil meluk)
Ok done di sini, dan sembuh hitungan menit. Hbs itu jadi
adek lagiiiiii
Lalu tantangan ke dua adalah ketika Haidar minta uang untuk beli
jus alpukat dan ibun tidak membolehkannya karna alasan jarak. Tempat beli
jusnya jauh, ibun gak bisa nemenin karena ada tamu. Ibun sampaikan saat itu
juga penjelasannya,pelan-pelan sambil berlutut sehingga eye contact dan sejajar
tingginya dan berakhir dengan mengalihkan perhatiannya dari jus alpukat menjadi
coklat batang.
Tantangan ketiga ini paliiing favorit dari sejak 2 hari
melakukan komrod ini terjadi ketika mau keluar beli galon tadi, ibun pakai helm
abi. Haidar segera bertanya: oooh kenapa ibun pakai helm abi?:
Ibun: ibun pinjem punya abi yang udah di luar ini
Haidar: oooh ibun lupa ya belum ijin abi?ijin dulu bun...
Ibun: (amazed denger kakak bilang gitu) sambil nahan haru,
ibun bilang sama abi, untuk piunjem helmnya.
Baru mau keluar, langsung dihardik lagi. Ibun belum bilang
abi ibun lupa ya?ibun bilang pinjem motornya ya abi gituuuu...
Ibun: baiklaaaah
Trus kami naik motor dan sayup terdengar suara adek nangis. Ibun
gak balik karna udah terlanjur mau pergi. trus haidar bilang di motor: ibun ayo
doain adek.
Ibun: doain apa:
Haidar :doain yang semoga Adek gak nangis. Kan adek nangis
to?nanti semoga adek gak sendrian di rumah sama abi, kakung dan uti........
Wow wow wow...nyetir motor sambil senyum-senyum dan berucap:
maa syaa allaah lahaula wa laquwwata ilabillah
Tantangan ke-empat
ketika beli air minum galon haidar minta beli snack. Ibun jelaskan
pelan-pelan saat itu juga di warungnya, bahwa haidar masih punya banyak makanan
jadi gak perlu beli daripada yang di rumah mubazir. Dengan wajah masam dia
mengiyakan arahan saya.
Note: setiap menjelaskan, selalu saya hadapkan haidar ke
badan saya, lalu saya turunkan badan saya sampai sejajar haidar, saya tatap
mata haidar dan saya pelankan suara saya, alhamdulillah berhasil beberapa hari
ini.
Tantangan ke lima hari ini
Masih sering teriak dari dapur, nyambi racik-racik masak,
menunda memenuhi panggilan anak :bentar deh kaak ibun nanggung niiih
Kesimpulan: CoC penting vroooh
#harike2
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasi produktif
#kuliahbunsayiip
#bundasayangbatch
#bundasayangjoglo
#bunsayjoglo
#bundasayangkoordinator
#ibu profesional
#ibuprofesionaljogja
No comments:
Post a Comment