Showing posts with label tantangan 10 hari. Show all posts
Showing posts with label tantangan 10 hari. Show all posts

Wednesday, November 14, 2018

10. Snapseed



Judul: REVIEW APLIKASI
Oleh Heny Ratri Estiningtyas
Jogjakarta, November 2018

dalam: game level 12 kelas Bunda Sayang Batch 3 Intsitut ibu Profesional
Tema: Keluarga Multimedia
Kelas: Soga Squad (Solo-Jogja)
Fasilitator: Kasihani


🍓Nama Aplikasi: google snapseed
🍓Jenis: photo editor
🍓Genre: art
🍓Penggagas: google inc
🍓Dapat ditemukan di::
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.niksoftware.snapseed


Sebagai makmak boga yang sering masak tapi suka gak pede posting foto masakan, aplikasi Snapseed jadi dokter paling canggih sedunia. Foto kayak apa bisa  dibikin kece, jadi kalau mau posting2 udah pasti sukses bikin ngiler. Eh tapi balik lagi lho yaaa soal sense of art.

Setelah workshop fotografi yang diadakan Rumbel boga IP Jogja bersama Mbak Dy Safitri, Snapseed menjadi aplikasi wajib download buat bikin foto biasa menjadi lebih luar biasa. Tapi untuk utak antiknya memang agak butuh pengetahuan nih. Nah di sini saya akan sharing hasil jalan2 saya di dunia Maya tentang tips menggunakan Snapseed.
Ini dia::

Snapseed adalah salah satu aplikasi edit foto yang sangat populer di kalangan pengguna iOS juga android. Awalnya aplikasi ini dibuat oleh pengembang Nik Software pada tahun 2011. Karena popularitasnya, akhirnya Snapseed dibeli Google hingga saat ini. Beragam fitur terus ditambahkan dan membuat Snapseed sangat lengkap untuk membantu melakukan editing gambar dalam beragam kebutuhan.

1. Gunakan Tools atau Filter?

Secara garis besar, mode edit gambar di Snapseed terdiri dari 2 bagian. Yaitu edit menggunakan Tools atau langsung dengan beragam kategori Filter yang disediakan. Untuk Tools, ada beberapa kategori seperti Tune Image, Details, Crop, Perspective, Rotate, White Balance dan lain sebagainya. Sedangkan untuk Filter dibagi menjadi efek Lens Blur, Tonal Contrast, Drama atau lain sebagainya.

Sebelum mulai mengedit gambar, pastikan dulu kamu punya tujuan akhir yang ingin didapatkan dengan jelas. Apakah ingin sekedar membuat gambar lebih cerah dan cocok untuk diunggah ke Instagram? Atau mungkin ingin mengubah warna gambar menjadi efek Retrolux dengan beberapa langkah cepat saja? Dengan menetapkan hasil akhirnya, kamu dapat mulai mengambil waktu editing gambar yang diperlukan secara lebih singkat dan efisien.

2. Beberapa Cara Meningkatkan Kecerahan Gambar

Brightness atau kecerahan gambar adalah salah satu elemen pertama yang saya edit. Dengan langkah ini, gambar akan terasa lebih hidup dan jika ditambahkan beragam jenis filter akan lebih mudah terlihat. Ada beberapa cara meningkatkan kecerahan gambar dengan Snapseed yang bisa kamu lakukan. Berikut ini daftarnya:


Menggunakan Tune Image. Pilih gambar yang ingin kamu edit, tekan ikon pensil di bagian kanan bawah layar. Setelah itu masuk ke Tools – Tune Image. Tekan dan tahan layar lalu pilih mode Brightness dan swipe ke kiri atua kanan untuk mengubah tingkat kecerahan yang diperlukan.
Brush. Mode Brush di Snapseed juga bisa kamu gunakan untuk meningkatkan kecerahan dari sebuah gambar. Masuk ke mode ini dari bagian Tune Image – Brush. Di bagian bawah pilih EV Exporuse dan pilih angka +0.3, +0.7 atau lainnya. Lalu swipe di bagian atas gambar untuk memilih bagian yang ingin kamu naikkan nilai Exposure-nya. Gunakan mode mata di bagian kanan bawah untuk melihat hasil Brush dengan warna merah jika ingin mendapatkan tampilan lebih detail.
Selective. Mode ketiga ini sebetulnya mengandung fitur edit gambar dari Tune Image. Bedanya fitur ini dapat digunakan secara selektif atau pada bagian tertentu saja dari gambar yang kamu miliki. Misakan memberikan kecerahan lebih tinggi untuk bagian wajah dan membiarkan bagian sekitarnya lebih gelap. Akses fitur ini dari Tune Image – Brush. Tekan ikon + di bawah untuk menambahkan mode Selective baru, pilih di lokasi yang kamu inginkan dan swipe ke atas atau bawah untuk aktifkan mode Brightness, Contrast, Saturation atau Sctructure.

3. Crop, Expand dan Transform

Rasio dan komposisi foto juga tidak kalah penting jika dibandingkan dengan filter gambar. Ada beberapa jenis komposisi foto yang bisa kamu gunakan dan pelajari dengan mudah. Mulai dari rule of thirds, center object atau beberapa lainnya. Khusus untuk fotografi dengan tema arsitektur, mode perspektif foto seperti efek distorsi harus dibuat minimal – memberikan efek gedung tegak dan lebih besar misalnya.

Untuk mengolah masalah rasio foto dan juga komposisinya, kamu bisa menggunakan 3 tools yang sering saya gunakan di Snapseed. Yaitu Crop untuk memotong foto dalam beberapa jenis ukuran serta membuatnya lurus dalam garis horizon misalnya, Expand untuk memperluas foto dengan mode analisa digital serta Transform yaitu mengubah perspektif foto dalam sisi horisontal serta vertikal.


Gimana?? Pusing gak?? Bagi yang masih asing sama istilahnya... yuk cobain dulu...seni di sini bermain banget jadi memang kudu banyak dolan di akun2 fotografi dan harus sering2 praktek biar gak roaming sama bahasanya.

Find out here:

Source: https://www.makemac.com/5-tips-cerdas-aplikasi-edit-foto-snapseed/

Tuesday, November 13, 2018

9. Google photos


Judul: REVIEW APLIKASI
Oleh Heny Ratri Estiningtyas
Jogjakarta, November 2018

dalam: game level 12 kelas Bunda Sayang Batch 3 Intsitut ibu Profesional
Tema: Keluarga Multimedia
Kelas: Soga Squad (Solo-Jogja)
Fasilitator: Kasihani


🍓Nama Aplikasi: google photos
🍓Genre: storage
🍓Penggagas: google inc
🍓Dapat ditemukan di:

Sebagai emak2 yang tak ingin kehilangan momentum tumbuh kembang anak2 pastilah ya suka foto2. Anak makan, ketawa, tidur semua difotoin dah pokoknya. Habis itu barulah pusing waktu kapasitas penyimpanan internal hape tiba2 teriak2 minta di-upsize. Apalagi kalau tetiba hape rusak...kalang kabut meyelamatkan foto2 atau dengan berat hati berusaha ikhlasin deeeh semuanya.

Google tanggap nih kegalauan kita. Dia meluncurkan Google photos kapasitas penyimpanan online berbasis cloud. Asalkan smartphone kita terhubung dengan akun google, kita bisa update terus tuh foto2 tanpa harus nambah2 memory. Palingan Yaaa paket data yang tekor. Hahaha. Jadi google photos akan menyimpan semua foto yang kita minta untuk dia simpan (ada di setting, foto apa saja yang kita minta untuk di back up sama si google photos ini) nah tapi untuk dia simpan ini dia butuh koneksi internet. Kalau yang bisa akses jaringan WiFi lumayan lah ya ngirit paket data. Tapi kalau yang gak punya ya bakal boros banget. Atau bisa disetting juga backup by WiFi. Jadi kalau belum ketemu WiFi dia gak bakal nyedot paket data kita kok.

Di bawah ini ada beberapa kelebihan dari google photos (sumber: https://www.suara.com/tekno/2016/06/07/192032/6-rahasia-google-photos-yang-bakal-bikin-kamu-ketagihan)

🎭Kustomisasi tampilan foto
Saat mengakses Google Photos, semua foto akan ditampilkan dalam urutan dari tanggal terbaru foto tersebut diambil. Namun kamu juga dapat memilih untuk mengatur foto berdasarkan nama, lokasi, ukuran, hingga tanggal terbaru foto ditambahkan. Setelah memilih kustomisasi tersebut, foto akan langsung diurutkan sesuai dengan yang kamu mau.

🎭Backup otomatis untuk foto dan video
Selama akun Google terintegrasi dengan perangkat kamu, mulai dari smartphone hingga PC, maka secara otomatis layanan ini akan mem- backup foto dan video. Hal ini membuat kekhawatiran kapasitas penyimpanan perangkat kamu berkurang, terlebih bagi yang hobi fotografi atau bahkan sekadar selfie.

🎭Fitur pencarian pintar
Terkadang kamu mengalami kesulitan saat harus mencari sebuah foto yang disimpan di Google Photos karena terlalu banyaknya jumlah foto yang ada. Namun, jika kamu memanfaatkan fitur pencarian instan yang diusung Google Photos hal itu tak akan terjadi.
Dengan fitur ini, kamu bisa mencari foto yang diinginkan hanya dengan mengetik beberapa kata kunci berupa objek, warna, atau keterangan lainnya yang ada di dalam foto ke kolom pencarian, maka secara otomatis foto dengan benda yang dimaksud akan ditampilkan di hasil pencarian.

🎭Edit foto dengan format .gif
Fitur satu ini memang belum banyak ditemukan di aplikasi edit foto lainnya. Ya, Google Photos menyajikan fitur edit beberapa foto menjadi gambar bergerak dalam format .gif secara mudah.

🎭Timeline interaktif
Meski menyandang predikat sebagai layanan penyimpanan foto, Google Photos tak sekadar menghadirkan tampilan timeline yang membosankan. Google Photos justru menghadirkan tampilan yang menarik layaknya tampilan media sosial pada umumnya.
Kamu bisa mengatur tampilan foto maupun video yang tersimpan berdasarkan peristiwa yang terjadi. Melalui pengaturan tampilan timeline ini, kamu dapat melihat kembali berbagai peristiwa dalam bentuk animasi interaktif yang mungkin bisa menghidupkan memori lama kamu.

🎭Fitur gabungan foto Panorama
Di beberapa aplikasi edit foto memang sudah tersedia fitur Panorama untuk menampilkan foto secara vertikal. Namun bila kamu ingin foto lama mu digabungkan menjadi foto baru dan menggabungkan memori di dalamnya, Google Photos memiliki kemampuan untuk itu. Cukup dengan memilih foto yang diinginkan dan hasilnya akan menjadi foto “baru”.

🎭Notifikasi layaknya asisten pribadi
Dengan fitur pencarian pintar yang ada, Google Photos akan secara otomatis mendeteksi foto yang serupa. Bila menemukan hal seperti ini, akan langsung tertera notifikasi untuk mempertahankan atau menghapus foto tersebut.

🎭Hal lainnya adalah akan pula terdapat notifikasi bila memori smartphone kamu sudah menipis. Fitur ini akan langsung membersihkan memori foto atau video yang telah terunggah di Google Photos di smartphone kamu.

🎭Kompresi ukuran foto atau video
Setiap foto atau video yang sudah terunggah di Google Photos akan langsung dikompresi hingga 80 persen. Tentunya fitur ini akan mengurangi konsumsi data internet yang kamu gunakan saat mengaksesnya.


Menarik ya…
Banyak sebenernya yang bisa dibahas dari google Photos ini. Yang pasti gak bakalan nyesel pakai aplikasi ini. Pasang dulu lalu utak utiklah. Seru. Saya gak punya galery foto di hape saya. Cukup dengan Google photos ini dan semua lebih mudah.
Try it out:

Friday, November 9, 2018

3. Azkar morning and evening prayer



Judul: REVIEW APLIKASI
Oleh Heny Ratri Estiningtyas
Jogjakarta, November 2018

dalam: game level 12 kelas Bunda Sayang Batch 3 Intsitut ibu Profesional
Tema: Keluarga Multimedia
Kelas: Soga Squad (Solo-Jogja)
Fasilitator: Kasihani


🍓Nama Aplikasi: Azkar morning and evening prayer
🍓Jenis: audio dzikir pagi petang
🍓Genre: audio islami
🍓Penggagas: educa studio


Baru ini deh baca2 detailnya Azkar yang ini dan ternyata belum ada yang mereview. Ternyata dia satu induk dengan educa studio yang notabene digandrungi anak-anak dan emak-emak. Karya anak bangsa kuy. Jogja pulak.

The app contains audio of Azkar Al Subah (morning prayer) and Azkar Al Masa (evening prayer) read by mishary rashid al afasy

Aplikasi ini sangat membantu saya untuk membaca Al ma'tsurat tanpa membaca dan memudahkan saya untuk menghafal. Jadi kalau pagi habis subuh buru2 harus masak gitu, langsung aja sambil dengerin Azkar Subah ini dan bisa sambil masak sambil ngucap ngikutin audionya.

Ada 2 bagian utama di aplikasi ini yaitu
Azkar Subah (dzikir pagi)
Azkar Masa (dzikir petang)

Audionya jelas dan enak didengarkan, juga sesuai dengan alma'tsurat yang biasa saya baca. So it's soooo useful.

Trust kenapa yang ini kenapa gak yang lain?
Saya jujur belum coba aplikasi lain yang sejenis ya. Tapi setelah baca keterangannya kok jadi lebih mantep karena bintangnya 5, testimoninya bagus2, jadi udah trusted insyaAllaah.

Saturday, January 20, 2018

Tentang Bintik

Tentang Bintik
By Heny Ratri Estiningtyas

Haidar sayang, menjadi orang tua itu bukan hal yang simple ternyata. Banyak yang harus abi dan ibun ubah dari kebiasaan sehari2 kami, bahkan kami perlu mengubah beberapa mindset tentang pengasuhan. Mendapat amanah sespesial Haidar dan Ayyubi ternyata membuat kami tak merasa cukup percaya diri dengan bekal yg kami miliki. Kami butuh menambah terus ilmu untuk meningkatkan kapabilitas sebagai orang tua para anak hebat ini.

Dan hari ini, ada kesempatan untuk mengikuti workshop A Home Team dengan narasumber sosok keluarga teladan di Indonesia. Kami rasa kami perlu memgikutinya, tapi kami bingung juga bagaimana dengan Haidar dan Ayyubi. Beberapa hari sebelumnya kami sudah menyusun rencana untuk kalian tetap merasa nyaman selama abi dan ibun belajar di workshop. Haidar ikut Abi dan Ibun ke WS dan bermain di Kids Corner dan adek di rumah ditemani kakung uti Jarwo. Qodarullaah beberapa hari sebelum hari H, kakung telp bahwa uti jatuh dan tangannya dislokasi. Itu artinya uyi gak bs nemenin adek. Ibun udh hopeless, kayaknya gak mungkin nih ikut WS. Dan sudah berserah, jika memang rejekinya pasti dikasih jalan tp klo enggak ya insyaAllaah pasti dpt ilmu dr pintu lain.

Kok tiba2 kepikiran buat nitipin adek main sm bintik/mas azka. Akhirnya ibun cerita sm tante dianka dan bintik. Singkat cerita, haidar memilih tidak ikut ibun tp ikut bintik dan tante dianka bersedia menjaga adek selama ibun ikut WS.

Haidar bersikukuh ikut bintik dan sampai paginya ibun antar Haidar ke rumah bintik pun, Haidar seperti tidak punya rasa khawatir atau takut atau was2 jauh dr ibun. Ini menunjukkan bahwa Haidar sudah merasa nyaman dan dekat dengan bintik. Sejak Haidar masih di kandungan, bintik sudah sering ngajak ngobrol Haidar, kita sering ngobrol bareng & main bareng. Sampai Haidar segede ini pun Bintik masih sering main sama kita.

Bintik memang bukan saudara dengan ikatan darah sm ibun, tapi bintik ibarat tanah lapang buat ibun. Ibun bisa melakukan apa saja dengan bintik, bisa pergi sejauh apa tp tetap selalu ada tempat dan waktu yang nyaman untuk duduk menghabiskan waktu di sana. Bintik sayang banget sama Haidar. Setiap pergi kemana, gak pernah absem kasih oleh2 buat Haidar, selalu datang ketika kita butuh bantuan, dan Bintik yang menangis malem2 habis seharian main sm Haidar karna udah kangen lagi sm Haidar.

Bintik cerita, hari ini Haidar sangat kooperatif. Haidar makan bekal yg ibun bawain, mau nepatin tidur sebelum kondangan biar gak tdr di motor, hanya soal pipis aja yg agak cranky tp itupun gak merepotkan bintik. Bintik juga cerita hari ini kalian bermain dengan rusa di Kemensos. Bintik kirim foto waktu haidar kasih makan rusa. Hebat, haidar berani! Dan waktu ibun jemput Haidar, Haidar berbinar2 sekali, keliatan dr raut muka Haidar kalau Haidar enjoy dan seneng bgt hari itu. Dan Haidar gak berhenti cerita... Asyik sekali ya nak!

#gamelevel3 #tantangan10hari #day8 #kelasbunsayiip #bundasayang #batch3 #bundasayangjoglo #ibuprofesionaljogja

Saturday, November 11, 2017

Minum obat

Tantangan hari ke-9 ini, masih tentang komunikasi produktif untuk haidar mau minum obat. Akibat jatuhnya kemarin, Haidar harus minum antibiotik untuk menghindari kemungkinan infeksi karna kita tidak pernah bisa memastikan kebersihan luka baik pada saat terjadinya kecelakaan atau pada pasca kecelakaannya. 

Ada 2 obat yang dikasih dokter, yang satu pereda rasa nyeri (analgesik) yang satu antibiotik. Dua-duanya berbentuk sirup. Yang pereda rasa nyeri rasa strawberry, sy pikir haidar pasti akan suka, ternyata justru gak doyan, katanya: ini bukan rasa strawberry ibun...yaaa namanya juga perisa kan ya pasti ada rasa-rasa gak enaknya. Tapi gakpapa, gak tak paksain minum karna waktu kutanya, dia bilang udah gak sakit. Nah yang satunya ini antibiotik dan harus dihabiskan untuk mencegah kebalnya bakteri. Untungnya yg ini haidar mau. 

Awal komprod soal obat, ibun masih pake ancaman: kalau gak mau minum obat, hapenya ibun ambil, haidar gak boleh lihat hape (in case, haidar lagi main game di hape). “ah ibun niiii...jangan kayak gitu” dan akhirnya mau. 

Tapi pas minum obat yang kedua, ibun cerita dulu soal kaki ibun yang sakit. Menerapkan kaidah mengganti nasihat dengan refleksi pengalaman. Tapi jadi panjaaaang
“haidar, ibun dulu juga pernah jatuh trus dijahit lho, sama kayak haidar”
“oooh mana?”
“ini” sambil nunjuk kaki kiri bagian bawah samping jempol kaki
“kenapa?”
“ini ibun kena sabit, sabit itu pisau tapi bentuknya kayak gini” ibun memeragakan bentuk sabit dengan jari telunjuk yang dibengkokkan ke bawah
“oh kayak gini?” haidar menirukan
“iya, kayak gini.”
“oooh ibun lagi ngiris-ngiris trus gini trus gini trus kena deh, gitu?” haidar memperagakan adengan mengiris sayuran
“Bukan, ibun mainnya sambil berdiri trus, sabitnya ibun pegang trus kaki ibun kena sabitnya.” tik tok Tik Tok... Gak ada  respon.. “ibun dulu dijahit juga, ditolongin mbah mimah lho. Mbah mimah yang bawa ibun ke rumah sakit karna kakung sama uti lagi kerja"
“oooh mbah mimah itu punya kucing?” (kok jd bahas kucing??) 
“enggak, mbah mimah punyanya kelinci”,“ibun gak bisa jalan lho karna kakinya sakit”
“oh haidar bisa. Harusnya ibun bisa jalan kayak gini...” sambil mempraktekkan mangangkat satu kaki dan jalan dengan satu kaki.
Duh, ini langsung tembak aja deh... “trus karna sakit, ibun minum obat. Alhamdulillah ternyata jadi gak sakit. Allaah sembuhkan ibun dengan wasilah minum obat”
“mana obatnya? Udah habis?” wew nanyain nih...
“iya udah habis. Jadi sekarang haidar minum obat ya..” langsung tembak aja deh, pikirku
“haidar udah sembuh kok” wah senjata ini...
"Masaaak? coba lihat yuk di cermin udah sembuh belom?”
“nggak mauuu” hadeeeh... Piye ini... Hmmm ini termasuk ancaman bukan ya?
“Kalau haidar nggak mau minum obat yang stroberi, minum obat yang bukan stoberi tok aja boleh kok. Obat yg itu harus dihabiskan”
“tapi haidar ndak mau”
“kenapa ndak mau”
“karna haidar udah ndak sakit lagi”
"Haidar, obat yg ini (sambil nunjukin obatnya), harus sampai habis diminumnya.nih lihat tinggal segini. Haidar mau minumnya pakai sirup? Madu? Air putih dingin? Boleh kok."
"tapi haidar ndak mauuuu"
" yaudah klo memang ndak mau, ibun sudah mengingatkan ya... Obat ini harus habis. Karna ini namanya antibiotik. Kalau gak habis, justru bs bikin haidar lbh mudah sakit. Dan ibun sayang haidar, ibun gak mau haidar sakit lagi. " sambil naruh obat dan hopless sudah... Ternyata haidar dateng mendekat dan bilang "haidar mau bun" langsung  berbintang2 mataku "mau minum obat?" "iya mau" "alhamdulillah... Haidar mau minum obatnya pake apa? Ibun siapin dulu ya..." 
"mmm mau pake sirup, eh bukan, air putih dingin aja boleh. " hahahaha baiklaaaah... Segera meluncur booooos

Dan jangan dipikir setelah ini udh ngerti dan gak perlu komprod lagi. Hampir tiap mau minum obat selaluuuu komprod dulu... Hufth ini mah nguji emaknya... Tapi baiklah... Yg penting berproses ya... 


 



Thursday, November 9, 2017

day 6

Rabu, 8 november 2017

Rabu ini harusnya jadi harinya kakak. Jadi untuk mengkayakan kegiatan anak-anak yang notabene belum sekolah dan dengan gaya pengasuhan yang mengacu pada FBE (Fitrah based education) ibun dipaksa harus kreatif membuat ide-ide kegiatan untuk anak-anak.
Lalu berbekal hasil riset sana sini yang mengacu pada beberapa jadwal harian para homeschooler atau pelaku FBE, dan diskusi produktif sama abinya anak-anak, maka terciptalah jadwall harian dimana senin adalah hari di rumah untuk beberes rumah, selasa harinya ibun yang bertepatan dengan jadwal halaqah ibun, rabu harinya haidar, kamis harinya adek, jumat harinya abi dan sabtu harinya berbagi kegiatan bersama. Lalu minggu? Tentulah minggu adalah harinya keluarga.

Rabu ini, mendung dan hujan seharian sukses bikin ibun mager buat kemana-mana.jadilah kami di rumah aja bikin kegiatan dan pembelajaran di rumah. Mewarnai, baca cerita, bikin gambar, lipet-lipet baju, dan antar baju ke laundry untuk disetrika. Praktek komprod hari ini adalah bikin CoC ke kakak tentang naik sepeda di jalan umum. Kami mau antar baju ke laundry untuk disetrika dan kakak maunya naik sepeda. Gak mungkin dong ibun bawa 3 plastik besar baju dengan berjalan kaki? Nah akhirnya diputuskan untuk naik motor sambil gendong adek, tapi kakak maunya naik sepeda. Sebenarnya gak jauh sih, hanya saja melewati jalan yang banyak dilewati motor/ mobil. Kakak menyebutnya jalan mobil. Jalan ini pun sudah biasa kakak lewati dengan bersepeda kalau ke warung sama ibun beli sayuran. Bedanya kalau biasanya ibun membersamai kakak sepedaan sambil jalan kaki jadi klo kakak jatuh atau jalannya agak ke tengah bisa sambil megangin kakak, nah kali ini ibun naik motopr yang pastinya gak bs hands on kan...?

Lalu terbitlah CoC ala ibun. Kakak, boleh naik sepeda, syaratnya:
1.      harus jalan di pinggir sebelah kiri
2.      berhenti di ujung pertigaan dan lihat kanan kiri
3.      hanya boleh jalan ketika kanan dan kiri gak ada kendaraan dan aman
4.      belajar menggunakan rem
5.      kalau jatuh, bangun sendiri
6.      kakak jalan di depan ibun

dan kakak mematuhi semuanya. Walau tetep ada jatuh-jatuhnya dan teriak-teriak “kakak awas ada motor ayo ke kiri, berhenti dulu”, tapi aman untuk dijalankan...yeay! lagi-lagi CoC sangat membantu.

day-5

Selasa, 7 november 2017

Memiliki 2 balita dalam satu rumah tanpa ART itu bagi saya luar biasa. Selalu curi-curi waktu untuk me time. Sekedar baca buku, pegang gadget (yang akhir-akhir ini trafficnya menroket tajam), nyruput kopi dengan tenang, makan sambel pakai tangan, mandi tanpa buru-buru itu mewah banget. Yang ada kalau anak-anak tidur, kepikiran kerjaan rumah, belum lagi ratusan chatt yang belum direspon. Iya kalau anak tidurnya barengan, bisa ikut ngliyep sekedar 15 menit itu udah seger banget rasanya, lha kalau tidurnya gantian? aiiih manajemen waktunya diuji banget nih. Katanya manajer handal keluarga kan ya...hehehe. itulah pentingnya time schedule, pendelegasian pekerjaan, gadged hours, cut off time dan exit procedure. Penasaran sama istilah-istilah ini? makanya ikut matrikulasi Intsitut Ibu Profeseional hehehe.

Seperti sore ini, anak-anak tidurnya gantian, saya pun harus bagi waktu antara urusan domestik dan main sama anak, demi menghadirkan seluruh jiwa raga saat membersamai anak-anak. Maksudnya biar gak kepikiran cucian kalau lagi main sama anak. Dan akhirnya yang terkalahkan adalah gadget. Jam online siang saya memang fleksible banget. Biasanya sih antara jam 11-15 tergantung jam tidurnya anak-anak. Kalau pas normalnya sih biasanya barengan. Si adek biasanya tidur pagi jam 9-10 lalu si kakak tidur siang jam 11 atau 13 . kalau tidurnya jam 13, bisa barengan mereka, si adek juga tidur siang dan si kakak ni kalau tidur siang bisa lamaaaa sampai 3 jam anteng banget tidurnya. Nha tapi kalau kadang tidurnya jam 11, si adek belum ngantuk lagi si kakak udah bangun. Kalau begini ya sudah dadah babay aja sama hape.
Sore ini berhubung ada bahasan yang puenting dan urgent, ibun akhirnya komrpod deh sama kakak

Ibun: “kak, ibun mau bikin kegiatan lho”
Kakak: “ooh kegiatan apa?”
Ibun: “mau bikin workshop, workshop itu kayak latihan. Latihan bikin bento”
Kakak: “bento apa?”
Ibun: “bento itu makanan yang dihias-hias gitu”
Kakak: “oooh”
Buru-buru “trus ibun harus ngobrol nih sama tante Endah, Tante Nisa, dan lain-lainnya buat urus acara ini. Ibun minta ijin pegang hape ya... sampai jam 16 aja deh (waktu itu jam 15). Boleh ya?”
Kakak: “oh boleh, nanti gantian haidar ya bun”
Ibun: “gantian apanya?”
Kakak: “hape ibunnya, nanti gantian haidar pegangin hape ibun, gitu”
Ibun: “tapi ibun masih mau pake ee”
Kakak: “nantiii, ibun selesein dulu. Kan nanti jam 16 to?” (padahal dia juga belum ngerti jam)
Ibun: “hmmm boleh tapi sebentar aja ya. Kan ibun juga cuman sebentar. Sekarang haidar boleh mau main apa?mobil?lego?masak?pasir?atau apa?
Kakak: “mmm mobil aja deh”
Ibun: “oke” (bilang oke gini si ibun tetep aja pegang hape. Harusnya mah nyiapin mainan si kakak dulu baru lanjut pegang hape.)

Dan kemudian kakak bermain mobil-mobilan for a very few minutes dan lanjut “ibuun lihat ini,lihaat ibuuun.” Lalu nyanyi-nyanyi teriak teriak di telinga dan saya masih nyambi menanggapinya dengan sesekali lihat hape.
“kak, ibun minta waktunya sebentaaar lagi ya, ini gak akan lama kok, ibun janji ya” nyanyinya masih lanjut. Dan saya tetiba sakit perut...”kak ibun mau e*k nih, ibun ke WC dulu ya” “ooh sini hapenya haidar bawain” “hapenya mau ibun bawa e kan ibun belum selesai”
“ooh jangan, nanti basah lho” aaaggghhh gagal maning gagal maning sooon. Yasudahlah, segera selesaikan dan gak sampai jam 16. Tepatnya jam 15.20 saya sudahi semua itu. Saya kasih hape ke haidar, sekitar 15 menit,lalu saya ajak dia jalan-jalan naik sepeda.

Baiklaaah...terimakasih kepada teman-teman yang dengan sepenuh hati mengerti dan memahami keriwehan ini...masa ini gakl akan lamaaa...masa kanak-kanak tidak akan terulang, makaaa...nikmatilah,maksimalkanlah. Untuk ini kok saya resign dan menolak beberapa tawaran kerja...klo udah begini inget-inget motivasi dan luruskan niat, selonjorkan kaki rilekskan pikiran,tenangkan jiwa daaan nguleeet dulu lah biar seger.

Note: kalau mau online di depan anak-anak, pastikan:
1.      mereka sibuk dan asyik dengan mainan yang bisa mereka nikmati sendiri dan membuat mereka sangat tertarik. Tiap anak beda-beda ya buibu

2.      anak-anak gak akan betah diam dengan satu kegiatan lebih dari 1 jam. Jadiii,,,lakukan dengan cepaaat.

Thursday, November 2, 2017

KOMUNIKASI PRODUKTIF HARI-1

Yogyakarta, 2 November 2017

komprod komprod”
Kata kata itu seolah selalu terdengar setiap kali udah muntub-muntub sama si Kakak. Hari ini officially hari pertama tantangan komunikasi produktif dijalankan, tetapi sudah sejak 2 hari yang lalu saya berlatih. Wah, materi pertama di kelas bunda sayang ini memang sanget tepat buat saya yang sedang berjuang untuk stop yelling sejak kelas matrikulasi. Ingin sekali menghadirkan hari tanpa teriakan, tanpa amarah, tanpa ancaman, tanpa paksaan, dan penuh canda gurau tawa bahagia....

Dimulai dari pagi yang damai, si kakak bangun dan minta minum. Maunya minum sama ibun di kamar lanjut pipis pun sama ibun. Okay, clear dan adek sama abi pun bisa damai. Kemudian tantangan pertama datang ketika adek pakai kursi kecil dan kakak meminta dengan merebut, “ini kursi Haidaaaar” wah kalau udah panjang gini intonasinya agak naik, udah tanda-tanda nih, batin saya sambil terus mencuci piring. Kegiatan pagi memang selalu seperti ini, ibun uprek di dapur biasanya dari jam 6 – jam 8 sementara anak-anak main sama abi.

Kejadian berebut kursi masih bisa dikomunikasikan dengan baik oleh suami, saya memilih untuk diam dulu selama itu semua tertangani dengan aman. Rupanya suami membaca adanya tanda-tanda si kakak pup, dan dengan gaya anak bayiknya, Haidar datang ke dapur seraya bilang: “ibun, ini adek trus ibun bilang adek mau eek gitu” ini sebenarnya bagian paling maleeees banget kalau harus meladeni dia yang berpura-pura jadi adek. Tapi baiklah, komprod komprod!! Singkat cerita, saya menanggapi permintaannya untuk bermain peran dengan senyum terpaksa. Setelah sesi pup selesai, setidaknya saya nyicil ayem, si kakak sudah pup dan itu akan mengurangi muka masam saya sehari itu karena dia gak akan pup di celana (lagi).

Rencana komprod hari ini adalah sounding acara ibun hari jumat untuk packing nasjum (berbagi nasi Jumat), dan memperbaiki kaidah 7-38-55. 

Rencana dijalankan dengan memilih waktu yang tepat yaitu setelah mandi ketika antri pakai baju. Kami biasa sambil ngobrol dan bernyanyi. Lhakok ya langsung dapet tantangan dan gagal di teriakan. Waktu ibun siapin baju, sambil melirik duo krucil yang sedang bercanda tertawa-tawa, ibun harus teriak liat si kakak sedang nyikat “p” si adek pakai sikat gigi ibun yang tadi masih dibawa adek dari kamar mandi. Kebayang kan, gimana kagetnya? Mereka biasa saya mandikan dan saya gantikan baju bareng-bareng. Ini mungkin lebih karna malas ribet dan memilih praktis biar barengan rampungnya. 

Haidar 3,5 tahun dan Ayyubi 1 tahun 4 bulan. Setelah berteriak, lalu sadar komprod! Pelan-pelan sambil membaluri tubuh haidar pakai minyak, saya jelaskan tentang aurat, lanjut bernyanyi ‘sentuhan boleh sentuhan tidak boleh’. Semoga masuk, dan tidak meninggalkan rasa penasaran/trauma karna teriakan...

Sounding acara nasjum pun gak semulus yang diharapkan. Timing-nya sepertinya kurang tepat. Haidar sedang fokus dengan buku Mombi nya, dia biasa menceritakan gambar versi dia sendiri. Saya pun lanjut bicara: “ Kak, besok ibun mau ke Panti asuhan, mau berbagi nasi buat makan anak-anak panti, kakak temenin ibun ya?” sampai di sini, dia masih tetap diam dan fokus melihat gambar membuka halaman-halaman bukunya. “tapi sebelum bagi-bagi nasinya, kita akan ke rumah Bunda Siwi dulu buat bungkus-bungkus nasi yang mau dibagi”. 
Nah di tengah-tengah bahasan ini, dia komentar, tapi justru komentarin gambar yang dia lihat, bukan komentar kata-kata ibun. Kan gondok ya kayak dicuekin gitu aja...ibun menanggapi kata-kata kakak dengan kesal dan justru mengalihkan pembicaraan. "Ibun lagi bicara lho, kalau haidar gak mau mendengar, ibun cerita sama adek aja". Dia masih lanjut cerita dong dan saya pun lanjut bicara sama adeknya dan seperti ada 3 anak bayik di kamar itu...olalaaaa...ibun belum selesai dengan egosentris diri sendiri ini. 

Setelah diam sejenak, lalu ibun menimpali, “Haidar, ibun mau bicara boleh?”, “ya boleh” jawabnya. “ibun besok mau ada acara ke rumah Bunda Siwi, mau bungkus-bungkus nasi trus nasinya mau dikirim ke panti asuhan, Haidar mau ya temenin ibun? tapi Haidar sama adek janji ya, kooperatif ketika ibun bungkus-bungkus nasi. Main sendiri ya?!” “oh Haidar mau bantu ibun, Haidar bisa kok bungkus-bungkus nasi. Nanti Haidar ambil pakai piring trus dikasih deh mamamnya.” 
Yess, berhasil nih menurunkan suara, ternyata Cuma butuh semacam jeda aja ya buat atur emosi. Dan jawaban si kakak pun bikin nyeeessss... Alhamdulillah, lanjuuut.

Tantangan komprod hari ini cukup banyak, yang kecil-kecil bisa diatasi dengan eye contact, mendatangi ketika jarak ibun sudah lebih dari 3 meter dari kakak, bicara lembut, bicara pendek dan simpel, mengatakan apa yang kita inginkan bukan yang tidak kita inginkan, tetapi senjata ampuh menahan diri agar tidak marah hari ini adalah : diam sejenak. Ini lumayan bisa membantu untuk tidak berteriak atau mengeluarkan kata tidak produktif. Tetapi masih sering keceplosan dengan kalimat ancaman terutama ketika kakak dorong adeknya atau rebutan. 

Ah sungguh benar, anak-anak ini tidak pernah salah meng-copy, pola komunikasi Haidar yang banyak melarang adeknya ini sepertinya saya banget.”adek adek adeeeeek, stop stop stop jangan ke sana nanti basah lhoooo”. "Adeeeek ndak mau masuk ni? ndak mau? Haidar tutup lhoo pintunya." Baiklah memang harus dilakukan berulang-ulang. Yuk mari, apresiasi hari ini dengan alhamdulillah dan persiapkan hari esok dengan bismillah...semoga allah mampukan. Aamiiin.


#harike1
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
#bunsayjoglo
#bundasayangbatch3
#bundasayangjoglo
#bundasayangkoordinator
#ibuprofesional
#ibuprofesionaljogja
#henyratriestiningtyas