Showing posts with label institut ibu profesional. Show all posts
Showing posts with label institut ibu profesional. Show all posts

Wednesday, November 14, 2018

10. Snapseed



Judul: REVIEW APLIKASI
Oleh Heny Ratri Estiningtyas
Jogjakarta, November 2018

dalam: game level 12 kelas Bunda Sayang Batch 3 Intsitut ibu Profesional
Tema: Keluarga Multimedia
Kelas: Soga Squad (Solo-Jogja)
Fasilitator: Kasihani


🍓Nama Aplikasi: google snapseed
🍓Jenis: photo editor
🍓Genre: art
🍓Penggagas: google inc
🍓Dapat ditemukan di::
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.niksoftware.snapseed


Sebagai makmak boga yang sering masak tapi suka gak pede posting foto masakan, aplikasi Snapseed jadi dokter paling canggih sedunia. Foto kayak apa bisa  dibikin kece, jadi kalau mau posting2 udah pasti sukses bikin ngiler. Eh tapi balik lagi lho yaaa soal sense of art.

Setelah workshop fotografi yang diadakan Rumbel boga IP Jogja bersama Mbak Dy Safitri, Snapseed menjadi aplikasi wajib download buat bikin foto biasa menjadi lebih luar biasa. Tapi untuk utak antiknya memang agak butuh pengetahuan nih. Nah di sini saya akan sharing hasil jalan2 saya di dunia Maya tentang tips menggunakan Snapseed.
Ini dia::

Snapseed adalah salah satu aplikasi edit foto yang sangat populer di kalangan pengguna iOS juga android. Awalnya aplikasi ini dibuat oleh pengembang Nik Software pada tahun 2011. Karena popularitasnya, akhirnya Snapseed dibeli Google hingga saat ini. Beragam fitur terus ditambahkan dan membuat Snapseed sangat lengkap untuk membantu melakukan editing gambar dalam beragam kebutuhan.

1. Gunakan Tools atau Filter?

Secara garis besar, mode edit gambar di Snapseed terdiri dari 2 bagian. Yaitu edit menggunakan Tools atau langsung dengan beragam kategori Filter yang disediakan. Untuk Tools, ada beberapa kategori seperti Tune Image, Details, Crop, Perspective, Rotate, White Balance dan lain sebagainya. Sedangkan untuk Filter dibagi menjadi efek Lens Blur, Tonal Contrast, Drama atau lain sebagainya.

Sebelum mulai mengedit gambar, pastikan dulu kamu punya tujuan akhir yang ingin didapatkan dengan jelas. Apakah ingin sekedar membuat gambar lebih cerah dan cocok untuk diunggah ke Instagram? Atau mungkin ingin mengubah warna gambar menjadi efek Retrolux dengan beberapa langkah cepat saja? Dengan menetapkan hasil akhirnya, kamu dapat mulai mengambil waktu editing gambar yang diperlukan secara lebih singkat dan efisien.

2. Beberapa Cara Meningkatkan Kecerahan Gambar

Brightness atau kecerahan gambar adalah salah satu elemen pertama yang saya edit. Dengan langkah ini, gambar akan terasa lebih hidup dan jika ditambahkan beragam jenis filter akan lebih mudah terlihat. Ada beberapa cara meningkatkan kecerahan gambar dengan Snapseed yang bisa kamu lakukan. Berikut ini daftarnya:


Menggunakan Tune Image. Pilih gambar yang ingin kamu edit, tekan ikon pensil di bagian kanan bawah layar. Setelah itu masuk ke Tools – Tune Image. Tekan dan tahan layar lalu pilih mode Brightness dan swipe ke kiri atua kanan untuk mengubah tingkat kecerahan yang diperlukan.
Brush. Mode Brush di Snapseed juga bisa kamu gunakan untuk meningkatkan kecerahan dari sebuah gambar. Masuk ke mode ini dari bagian Tune Image – Brush. Di bagian bawah pilih EV Exporuse dan pilih angka +0.3, +0.7 atau lainnya. Lalu swipe di bagian atas gambar untuk memilih bagian yang ingin kamu naikkan nilai Exposure-nya. Gunakan mode mata di bagian kanan bawah untuk melihat hasil Brush dengan warna merah jika ingin mendapatkan tampilan lebih detail.
Selective. Mode ketiga ini sebetulnya mengandung fitur edit gambar dari Tune Image. Bedanya fitur ini dapat digunakan secara selektif atau pada bagian tertentu saja dari gambar yang kamu miliki. Misakan memberikan kecerahan lebih tinggi untuk bagian wajah dan membiarkan bagian sekitarnya lebih gelap. Akses fitur ini dari Tune Image – Brush. Tekan ikon + di bawah untuk menambahkan mode Selective baru, pilih di lokasi yang kamu inginkan dan swipe ke atas atau bawah untuk aktifkan mode Brightness, Contrast, Saturation atau Sctructure.

3. Crop, Expand dan Transform

Rasio dan komposisi foto juga tidak kalah penting jika dibandingkan dengan filter gambar. Ada beberapa jenis komposisi foto yang bisa kamu gunakan dan pelajari dengan mudah. Mulai dari rule of thirds, center object atau beberapa lainnya. Khusus untuk fotografi dengan tema arsitektur, mode perspektif foto seperti efek distorsi harus dibuat minimal – memberikan efek gedung tegak dan lebih besar misalnya.

Untuk mengolah masalah rasio foto dan juga komposisinya, kamu bisa menggunakan 3 tools yang sering saya gunakan di Snapseed. Yaitu Crop untuk memotong foto dalam beberapa jenis ukuran serta membuatnya lurus dalam garis horizon misalnya, Expand untuk memperluas foto dengan mode analisa digital serta Transform yaitu mengubah perspektif foto dalam sisi horisontal serta vertikal.


Gimana?? Pusing gak?? Bagi yang masih asing sama istilahnya... yuk cobain dulu...seni di sini bermain banget jadi memang kudu banyak dolan di akun2 fotografi dan harus sering2 praktek biar gak roaming sama bahasanya.

Find out here:

Source: https://www.makemac.com/5-tips-cerdas-aplikasi-edit-foto-snapseed/

Tuesday, November 13, 2018

9. Google photos


Judul: REVIEW APLIKASI
Oleh Heny Ratri Estiningtyas
Jogjakarta, November 2018

dalam: game level 12 kelas Bunda Sayang Batch 3 Intsitut ibu Profesional
Tema: Keluarga Multimedia
Kelas: Soga Squad (Solo-Jogja)
Fasilitator: Kasihani


🍓Nama Aplikasi: google photos
🍓Genre: storage
🍓Penggagas: google inc
🍓Dapat ditemukan di:

Sebagai emak2 yang tak ingin kehilangan momentum tumbuh kembang anak2 pastilah ya suka foto2. Anak makan, ketawa, tidur semua difotoin dah pokoknya. Habis itu barulah pusing waktu kapasitas penyimpanan internal hape tiba2 teriak2 minta di-upsize. Apalagi kalau tetiba hape rusak...kalang kabut meyelamatkan foto2 atau dengan berat hati berusaha ikhlasin deeeh semuanya.

Google tanggap nih kegalauan kita. Dia meluncurkan Google photos kapasitas penyimpanan online berbasis cloud. Asalkan smartphone kita terhubung dengan akun google, kita bisa update terus tuh foto2 tanpa harus nambah2 memory. Palingan Yaaa paket data yang tekor. Hahaha. Jadi google photos akan menyimpan semua foto yang kita minta untuk dia simpan (ada di setting, foto apa saja yang kita minta untuk di back up sama si google photos ini) nah tapi untuk dia simpan ini dia butuh koneksi internet. Kalau yang bisa akses jaringan WiFi lumayan lah ya ngirit paket data. Tapi kalau yang gak punya ya bakal boros banget. Atau bisa disetting juga backup by WiFi. Jadi kalau belum ketemu WiFi dia gak bakal nyedot paket data kita kok.

Di bawah ini ada beberapa kelebihan dari google photos (sumber: https://www.suara.com/tekno/2016/06/07/192032/6-rahasia-google-photos-yang-bakal-bikin-kamu-ketagihan)

🎭Kustomisasi tampilan foto
Saat mengakses Google Photos, semua foto akan ditampilkan dalam urutan dari tanggal terbaru foto tersebut diambil. Namun kamu juga dapat memilih untuk mengatur foto berdasarkan nama, lokasi, ukuran, hingga tanggal terbaru foto ditambahkan. Setelah memilih kustomisasi tersebut, foto akan langsung diurutkan sesuai dengan yang kamu mau.

🎭Backup otomatis untuk foto dan video
Selama akun Google terintegrasi dengan perangkat kamu, mulai dari smartphone hingga PC, maka secara otomatis layanan ini akan mem- backup foto dan video. Hal ini membuat kekhawatiran kapasitas penyimpanan perangkat kamu berkurang, terlebih bagi yang hobi fotografi atau bahkan sekadar selfie.

🎭Fitur pencarian pintar
Terkadang kamu mengalami kesulitan saat harus mencari sebuah foto yang disimpan di Google Photos karena terlalu banyaknya jumlah foto yang ada. Namun, jika kamu memanfaatkan fitur pencarian instan yang diusung Google Photos hal itu tak akan terjadi.
Dengan fitur ini, kamu bisa mencari foto yang diinginkan hanya dengan mengetik beberapa kata kunci berupa objek, warna, atau keterangan lainnya yang ada di dalam foto ke kolom pencarian, maka secara otomatis foto dengan benda yang dimaksud akan ditampilkan di hasil pencarian.

🎭Edit foto dengan format .gif
Fitur satu ini memang belum banyak ditemukan di aplikasi edit foto lainnya. Ya, Google Photos menyajikan fitur edit beberapa foto menjadi gambar bergerak dalam format .gif secara mudah.

🎭Timeline interaktif
Meski menyandang predikat sebagai layanan penyimpanan foto, Google Photos tak sekadar menghadirkan tampilan timeline yang membosankan. Google Photos justru menghadirkan tampilan yang menarik layaknya tampilan media sosial pada umumnya.
Kamu bisa mengatur tampilan foto maupun video yang tersimpan berdasarkan peristiwa yang terjadi. Melalui pengaturan tampilan timeline ini, kamu dapat melihat kembali berbagai peristiwa dalam bentuk animasi interaktif yang mungkin bisa menghidupkan memori lama kamu.

🎭Fitur gabungan foto Panorama
Di beberapa aplikasi edit foto memang sudah tersedia fitur Panorama untuk menampilkan foto secara vertikal. Namun bila kamu ingin foto lama mu digabungkan menjadi foto baru dan menggabungkan memori di dalamnya, Google Photos memiliki kemampuan untuk itu. Cukup dengan memilih foto yang diinginkan dan hasilnya akan menjadi foto “baru”.

🎭Notifikasi layaknya asisten pribadi
Dengan fitur pencarian pintar yang ada, Google Photos akan secara otomatis mendeteksi foto yang serupa. Bila menemukan hal seperti ini, akan langsung tertera notifikasi untuk mempertahankan atau menghapus foto tersebut.

🎭Hal lainnya adalah akan pula terdapat notifikasi bila memori smartphone kamu sudah menipis. Fitur ini akan langsung membersihkan memori foto atau video yang telah terunggah di Google Photos di smartphone kamu.

🎭Kompresi ukuran foto atau video
Setiap foto atau video yang sudah terunggah di Google Photos akan langsung dikompresi hingga 80 persen. Tentunya fitur ini akan mengurangi konsumsi data internet yang kamu gunakan saat mengaksesnya.


Menarik ya…
Banyak sebenernya yang bisa dibahas dari google Photos ini. Yang pasti gak bakalan nyesel pakai aplikasi ini. Pasang dulu lalu utak utiklah. Seru. Saya gak punya galery foto di hape saya. Cukup dengan Google photos ini dan semua lebih mudah.
Try it out:

Monday, November 12, 2018

8. Diah Didi's Kitchen


Judul: REVIEW APLIKASI
Oleh Heny Ratri Estiningtyas
Jogjakarta, November 2018

dalam: game level 12 kelas Bunda Sayang Batch 3 Intsitut ibu Profesional
Tema: Keluarga Multimedia
Kelas: Soga Squad (Solo-Jogja)
Fasilitator: Kasihani


🍓Nama Aplikasi: Diah Didi's kitchen
🍓Jenis: personal web
🍓Genre: cooking,food
🍓Penggagas: Diah Didi
🍓Dapat ditemukan di:


Siapa yang pengen bisa masak tapi bingung mulai dari mana??
Siapa yang suka masak tapi gak tau resep yang yahud??

Ini rahasia memasak saya. Ssstttt.. jangan dikira saya sebagai PJ Boga IP Jogja terus jago banget masak memasak. Nooooo...web mbak Diah Didi inilah penolong saya. Karena saya suka memasak dan merasa harus memasak tapi suka sering bingung masak apa dan gimana maka saya searching2 aja resep andalan. Dan ternyata resep2 mbak Diah Didi ini antigagal!!!

Pastinya beberapa sudah familiar ya dengan web ini. Saya prefer pakai resep mbak Diah Didi dibanding cookpad. Menurut saya resep Mbak Diah Didi ini lebih trusted Dan Saya gak pernah gagal waktu Merapi nya. pernah beberapa kali nyoba resep di cookpad dan sering gagal. Mungkin saya gak pinter milih ya.

Ada sih beberapa blog lain yang trusted juga. Tapi tidak sesering saya pakai resep mbak Diah Didi ini. Mungkin karena lidah kami lidah Jawa ya jadi lebih cocok sama resepnya Mbak diah Didi yang notabene orang Semarang. Di resep2 yang disajikan mbak Diah ini, banyak disertai tips jadi kita tidak sekedar baca resep tapi juga nambah pengetahuan. Kalau misal mau dimodif pun gak asal modif, karena sudah tau penjelasannya jadi kalau mau ada bahan atau bumbu yang diganti bisa disesuaikan dan tetap dengan hasil yang endeeeus. Cara penyajian bahasanya juga asyik, familiar sekali. Sekarang bisa juga dinikmati di instagram dan channel YouTube

Bisa coba resep lain juga yang gak kalah trusted, Ada http://www.justtryandtaste.com/?m=1 (Kalau ini saya biasanya sering pakai untuk masakan Sumatra atau sekedar baca2 tips2nya. Karena sering diselingi pakai tips dan penjelasan kenapa2nya), atau https://catatan-nina.blogspot.com/?m=1 juga resepnya antigagal. Selamat mencoba Yaaa...

Friday, November 9, 2018

6. Chai's play



Judul: REVIEW APLIKASI
Oleh Heny Ratri Estiningtyas
Jogjakarta, November 2018

dalam: game level 12 kelas Bunda Sayang Batch 3 Intsitut ibu Profesional
Tema: Keluarga Multimedia
Kelas: Soga Squad (Solo-Jogja)
Fasilitator: Kasihani


🍓Nama Aplikasi: Chai's play
🍓Jenis: aplikasi parenting dan permainan anak
🍓Ukuran:


🍓*Deskripsi*
Aplikasi ini hadir untuk memenuhi kehausan orang tua akan ragam aktivitas bersama anak, macam permainan sesuai usia, checklist perkembangan anak, bahkan tips parenting untuk orang tua. Dengan tokoh utama Chai, konten2 pada Chai's play terasa sangat mudah diterima dan tidak terkesan menggurui. Hampir cocok dengan semua metode pengasuhan anak yang bertebaran di dunia parenting.
Aplikasi yang di-release 2016 ini tersedia dalam beberapa platform. Ada aplikasi yang bisa diinstall di smartphone, ada webnya di https://www.chaisplay.com/ atau juga di Instagram https://www.instagram.com/chaisplay/?hl=en juga ada di Facebook https://www.facebook.com/chaisplay/

Jadi kalau memory hape penuh, bisa main2 sendiri ke sosial media yang tersedia. Tetapi kalau pakai aplikasi,kita bisa memasukkan usia anak dan bisa lebih dari 1 anak sehingga bisa lebih mudah menyaring konten yang diinginkan sesuai usia dan kebutuhan anak.

Chai's Play adalah aplikasi pengasuhan anak untuk para orangtua dari anak-anak usia 0-6 tahun. Kini Chai's play juga telah hadir dengan konten pendidikan pralahir, info kehamilan dan persalinan bagi para calon orangtua yang sedang menantikan kelahiran si kecil.

★ Mengapa saya harus mengunduh aplikasi Chai's Play?
• Jika Anda memasukkan tanggal lahir anak, Anda akan mendapat update info pilihan yang sesuai dengan usia anak Anda setiap hari.
• Seiring dengan bertumbuhnya si kecil yang secepat kilat, Anda dapat terus memantau dan mempraktekkan info pengasuhan anak dan tips permainan yang terus berubah seiring perkembangannya.
• Konten kami disusun oleh para ahli pendidikan khususnya bidang aktivitas untuk tumbuh kembang anak.

★ Siapakah yang mendirikan Chai's Play?
• Aplikasi ini dibangun bersama-sama oleh para ahli pendidikan dan desainer yang peduli terhadap anak-anak dan para orangtua.
Selalu ada update dan tips permainan dan info pengasuhan anak setiap harinya.
Sebarluaskan aplikasi ini kepada pasangan Anda, kakek-nenek, dan semua teman Anda yang sedang mengasuh anak!


Nah untuk yang mau mengunduh aplikasi, bisa kesini ya https://play.google.com/store/apps/details?id=com.havit.android&hl=en_US
Langkah-langkah nya adalah:
  1. Langkah pertama, kita harus mengunduh di playstore sesuai link di atas ya.
  2. Lalu Klik Open/ Buka. Akan muncul pilihan bahasa. Ada Korea dan Indonesia. Saya pilih Indonesia tentunya. Kemudian muncul pilihan untuk kita mendaftar. Bisa dengan facebook atau email.
  3. Setelah daftar, kita diminta mengisi nama, jenis kelamin dan usia anak kita. Ini bisa lebih dari satu anak. Selanjutnya akan muncul nama anak kita pada aplikasi. Dengan data tersebut, aplikasi akan menyaring semua informasi termasuk permainan apa saja dan ilmu parenting-nya yang sesuai di usia tersebut.   

    4. Tinggal klik pada bagian tengah bawah, yaitu “Pengasuhan & Permainan“ dan pilih sesuai yang dirasa menarik.

    5. kita juga bisa menyimpan beberapa artikel yang ingin disimpan dan dibaca ulang atau dibaca nanti. Daripada nyari manjat dan merosot gak dapet2, maka bisa kita simpan dan untuk menemukannya tinggal kita klik pada “Halaman Saya” di pojok kanan bawah, dan akan muncul artikel2 yang sudah kita simpan.
  4. Sama halnya dengan “Kotak Permainan Saya”, ini berisi jenis-jenis permainan yang kita save dari halaman permainan. Jadi tiap jenis permainan, di bawah gambar ada tanda untuk save dan share permaian.

Ini aplikasi paling saya rekomendasikan untuk semua ortu deh...kadang kalau saya lagi bingung dan curhat sama suami, suami jawab dengan kirim link dari chai'splay. Ini menarik sekali...bikin suami juga jadi aware sama pengasuhan anak.

5. Catatan keuangan

Judul: REVIEW APLIKASI
Oleh Heny Ratri Estiningtyas
Jogjakarta, November 2018

dalam: game level 12 kelas Bunda Sayang Batch 3 Intsitut ibu Profesional
Tema: Keluarga Multimedia
Kelas: Soga Squad (Solo-Jogja)
Fasilitator: Kasihani

🍓Nama Aplikasi: catatan keuangan
🍓Jenis: aplikasi pencatat keuangan keluarga
🍓Genre: ekonomi

💸Catatan Keuangan Harian💸

Saya sangat teledor soal keuangan. Bahkan ketika sudah install aplikasi ini pun saya masih sering missed dengan pengelolaan keuangan. Yang paling penting adalah memang kudu telaten.

Sebagai manajer keuangan keluarga, kita harus bijak dan teliti pada pemasukan dan pengeluaran bulanan. Setidaknya harus tau pos mana yang paling boros dan strategi apa yang harus dijalankan.

Aplikasi ini sangat membantu. Kita bisa mencatat pemasukan dan pengeluaran dengan detail tanpa buku tulis dan pulpen. Apalagi biasanya pengeluaran yang kecil-kecil sering lupa dicatat, seperti bayar parkir seribu pun bisa rajin kita tulis, tinggal klik.. klik.. jadi gak harus nenteng kertas sama pulpen kemana2.

💰💰💰💰💰💰💰💰💰

Ada 3 fitur utama di aplikasi ini :
1⃣ Fitur Utama
Berisi rincian pemasukan dan pengeluaran harian. Digunakan untuk menginput pemasukan dan pengeluaran yang ingin dicatat
2⃣ Fitur Laporan
Berisi rekapitulasi laporan keuangan yg memuat selisih berarti sisa keuangan yang ada
3⃣ Fitur Setelan
Ada 6 menu di setelan, yaitu :
📌‌Edit Kategori Pengeluaran
Contoh kategori pangeluaran yaitu balanja umum, makanan, tagihan listrik, dll yang bisa kita edit dan tambah sesuai kebutuhan.
📌‌Edit Kategori Pemasukan
Contoh kategori pemasukan yaitu gaji, bonus, usaha yang bisa kita edit dan tambah sesuai kondisi.
📌‌Atur Warna Tampilan
Tersedia 8 pilihan warna tema aplikasi yang bisa kita ganti setiap saat sesuai suasana hati.
📌‌Atur PIN
Kita bisa memberikan PIN pada aplikasi ini jika tidak ingin diakses orang lain
📌‌Tentang Aplikasi
Berisi tentang pembuat aplikasi
📌‌Setelan Lainnya

Di setelan lainnya ini ada 5 sub menu, yaitu :
📎Atur Pengingat
Untuk mengaktifkan pengingat waktu, jam berapa kita ingin mencatat secara rutin transaksi harian kita
📎Manual Back Up
Untuk membuat back up penyimpanan data dan mengirimnya ke dalam format excel jika dibutuhkan
📎Manual Restore
Untuk menyimpan data catatan keuangan di storage hp.
📎Format Currency
Untuk menampilkan pilihan mata uang, pengaturan desimal, pengaturan symbol mata uang dan kode pemisah penulisan (koma atau titik)
📎Reset Data
Digunakan jika ingin mengosongkan semua data dan memulai mencatat dari awal

💰💰💰💰💰💰💰💰💰

➕Kelebihan
🔗Sangat ringan di hp, hanya 2.0 Mb.
🔗‌User friendly dengan fiturnya sederhana, berbahasa indonesia dan sangat mudah dioperasikan
🔗‌Bisa menampilkan secara rinci pemasukan dan pengeluaran sehingga bisa diketahui jumlah uang yang kita miliki dari selisih jumlah pemasukan dan pengeluaran

➖Kelemahan
Tidak ada fitur untuk mencatat rencana anggaran pengeluaran sehingga tidak bisa mengetahui apakah pengeluaran yang dilakukan sesuai dengan rencana anggaran atau tidak



Sekian, semoga bermanfaat yaaaa
💰💰💰💰💰💰💰💰💰

4. Kitabul jami'



Judul: REVIEW APLIKASI
Oleh Heny Ratri Estiningtyas
Jogjakarta, November 2018

dalam: game level 12 kelas Bunda Sayang Batch 3 Intsitut ibu Profesional
Tema: Keluarga Multimedia
Kelas: Soga Squad (Solo-Jogja)
Fasilitator: Kasihani


🍓Nama Aplikasi: kitabul jami’
🍓Jenis: aplikasi kitab hadits digital
🍓Genre: agama
🍓Penggagas: wahdah Islamiyyah 27 Oktober 2018
Diunduh oleh 1000k lebih
Dapat ditemukan di:

Kitabul Jami’ yang merupakan satu bab tersendiri dalam kitab Bulughul Maram berisi kumpulan hadist-hadist yang pendek, mudah dihafal dan sangat aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

Kitabul Jami’ ini sangat bermanfaat bagi siapa pun yang ingin mempelajari dan mengamalkan amal-amal islami yang sesuai tuntutan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, terlebih bagi peserta tarbiyah Islamiyah, karena selain bisa diamalkan, buku ini mudah dibawa dan dihafalkan.

Kemarin sempet ada aplikasi sejenis dan setelah ganti hape pengen install lagi kok gak ada. Alhamdulillah banget dikasih aplikasi ini sama ustadzahnya jadi bisa tinggal klik aja kapanpun dimanakah kalau mau sekalian main sama anak2.

Thursday, February 15, 2018

MEMAHAMI GAYA BELAJAR ANAK

Yogyakarta, 14 Februari 2018
Institut Ibu Profesional
Kelas Bunda Sayang
Materi #4

“Memahami Gaya Belajar Anak dan Mendampingi dengan Benar”

Kompetensi dasar:
Menguasai ketrampilan mendampingi gaya belajar anak.

Hasil belajar:
Memahami macam-macam gaya belajar anak;
Mampu menyusun pendampingan pembelajaran disesuaikan gaya belajar anak.

Indikator:
Mengidentifikasi gaya belajar masing-masing anak
Mempraktekkan pembelajaran sesuai gaya belajar anak


Dulu kita adalah anak/murid yang selalu menerima apa saja yang diberikan orangtua/guru kita, apabila ada hal-hal yang belum kita pahami, lebih cenderung diam, tidak berani untuk menanyakan kembali. Karena paradigma yang muncul saat itu, banyak bertanya dianggap bodoh atau mengganggu proses pembelajaran.

Itu baru tingkat pemahaman, guru/orangtua kita sangat sedikit yang mau memahami bagaimana cara kita bisa belajar dengan baik, yang ada kita harus menerima gaya orangtua/guru kita mengajar.

Sehingga  anak yang gaya belajarnya tidak sesuai dengan gaya mengajar guru/orangtuanya, akan masuk kategori “siswa dengan tingkat pemahaman rendah” dan kadang mendapat label “bodoh”.

Jaman berubah dan terus akan berubah. Sudah saatnya kita harus mengubah paradigma baru di dunia pendidikan.

 Dari sisi orangtua/pendidik:
Apabila anak tidak bisa belajar dengan cara/gaya kita mengajar, maka kita harus belajar mengajar dengan cara mereka BISA belajar

Dari sisi anak/siswa:
Setiap anak/siswa PASTI BISA belajar dengan baik, setiap anak akan belajar dengan CARA yang BERBEDA

Sudah saatnya kita belajar memahami gaya belajar anak-anak ( Learning Styles) dan memahami gaya mengajar kita sebagai pendidik ( Teaching Styles) karena kedua hal tersebut di atas akan berpengaruh pada gaya bekerja kita dan anak-anak ( Working Styles).

Karena kalau tidak, kita dan anak-anak akan masuk kategori masyarakat buta huruf abad 20, yang didefinisikan Alvin Toffler sbb :
Mereka yang dikategorikan buta huruf di abad 20 bukanlah individu  yang tidak bisa membaca dan menulis, melainkan orang yang tidak mampu belajar, tidak mau belajar dan tidak kembali belajar

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang gaya belajar ada baiknya kita memahami terlebih dahulu untuk apa anak-anak ini harus belajar.

Kenapa harus belajar?
Ada 4 hal penting yang menjadi tujuan anak-anak belajar:
1.      Meningkatkan Rasa Ingin Tahu (Intellectual curriosity)
2.      Mengasah seni / cara anak agar selalu bergairah untuk menemukan sesuatu (Art and discovery and invention)
3.      Meningkatkan Daya Kreasi dan Imajinasinya (Creative immagination)
4.      Meningkatkan akhlak mulia anak-anak (Noble attitude)

Fokuslah kepada 4 hal tersebut selama mendampingi anak-anak belajar. Buatlah pengamatan secara periodik, apakah rasa ingin tahunya naik bersama kita/selama di sekolah? Apakah kreasi dan imajinasinya berkembang dengan bagus selama bersama kita /selama di sekolah? Apakah anak-anak suka menemukan hal baru, dan keluar Aha! Moment( teriakan “Aha! Aku tahu sekarang” atau ekspresi lain yang menunjukkan kebinaran matanya) selama belajar? Apakah dengan semakin banyaknya ilmu yang anak-anak dapatkan di rumah/di sekolah semakin meningkatkan akhlak mulianya?

Setelah memahami tujuan anak-anak belajar baru kita memasuki tahapan-tahapan memahami berbagai gaya belajar anak-anak. Gaya belajar dapat menentukan prestasi belajar anak. Jika diberikan strategi yang sesuai dengan gaya belajarnya, anak dapat berkembang dengan lebih baik. Gaya belajar otomatis tergantung dari orang yang belajar. Artinya, setiap orang mempunyai gaya belajar yang berbeda-beda.

Modalitas belajar adalah cara informasi masuk ke dalam otak  melalui indra yang kita miliki.

Tiga macam modalitas belajar anak:

Auditory  : modalitas ini mengakses segala macam bunyi, suara, musik, nada, irama, cerita, dialog, dan pemahaman materi pelajaran dengan menjawab atau mendengarkan lagu, syair, dan hal-hal lain yang terkait.

Visual: modalitas ini mengakses citra visual, warna, gambar, catatan, tabel diagram, grafik, serta peta pikiran, dan hal-hal lain yang terkait.

Kinestetik: modalitas ini mengakses segala jenis gerak, aktifitas tubuh, emosi, koordinasi, dan hal-hal lain yang terkait.


Mari kita pahami gaya belajar tersebut secara detil, kita pahami ciri-cirinya dan bagaimana strategi kita untuk mendampingi anak-anak dengan gaya belajarnya masing-masing.

GAYA BELAJAR VISUAL (Belajar dengan cara melihat)

Lirikan keatas bila berbicara, berbicara dengan cepat. Bagi anak yang bergaya belajar visual, mata / penglihatan (visual) memegang peranan penting dalam belajar, dalam hal ini metode pengajaran yang digunakan ibu/guru sebaiknya lebih banyak / dititikberatkan pada peragaan/media, ajak mereka ke obyek-obyek yang berkaitan dengan pelajaran tersebut, atau dengan cara menunjukkan alat peraganya langsung pada siswa atau menggambarkannya di papan tulis.

Anak yang mempunyai gaya belajar visual harus melihat bahasa tubuh dan ekspresi muka gurunya/ibunya untuk mengerti materi pelajaran. Mereka cenderung untuk duduk di depan agar dapat melihat dengan jelas. Mereka berpikir menggunakan gambar-gambar di otak mereka dan belajar lebih cepat dengan menggunakan tampilan-tampilan visual, seperti diagram, buku pelajaran bergambar, dan video.

Ciri-ciri gaya belajar visual:
🌷 Bicara agak cepat
🌷 Mementingkan penampilan dalam berpakaian/presentasi
🌷 Tidak mudah terganggu oleh keributan
🌷 Mengingat yang dilihat, dari pada yang didengar
🌷 Lebih suka membaca dari pada dibacakan
🌷 Pembaca cepat dan tekun
🌷 Seringkali mengetahui apa yang harus dikatakan, tapi tidak pandai memilih kata-kata
🌷 Lebih suka melakukan demonstrasi dari pada pidato
🌷 Lebih suka musik
🌷 Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis, dan seringkali minta bantuan orang untuk mengulanginya.

Strategi untuk mempermudah proses belajar anak visual:

📝 Gunakan materi visual seperti, gambar-gambar, diagram dan peta.
📝 Gunakan warna untuk menghilite hal-hal penting.
📝 Ajak anak untuk membaca buku-buku berilustrasi.
📝 Gunakan multi-media (contohnya: komputer dan video).
📝 Ajak anak untuk mencoba mengilustrasikan ide-idenya ke dalam gambar.

GAYA BELAJAR AUDITORI (Belajar dengan cara mendengar)

Lirikan kekiri/kekanan mendatar bila berbicara. Anak yang bertipe auditori mengandalkan kesuksesan belajarnya melalui telinga (alat pendengarannya), untuk itu maka ibu/ guru sebaiknya harus memperhatikan siswa/anaknya hingga ke alat pendengarannya. Anak yang mempunyai gaya belajar auditori dapat belajar lebih cepat dengan menggunakan diskusi verbal dan mendengarkan apa yang guru/ibu katakan.

Anak auditori dapat mencerna makna yang disampaikan melalui tone suara, pitch (tinggi rendahnya), kecepatan berbicara dan hal-hal auditori lainnya. Informasi tertulis terkadang mempunyai makna yang minim bagi anak auditori dibandingkan dengan mendengarkannya.
Anak-anak seperi ini biasanya dapat menghafal lebih cepat dengan membaca teks dengan keras dan mendengarkan kaset.

Ciri-ciri gaya belajar auditori :

🌷 Saat bekerja suka bicara kepada diri sendiri
🌷 Penampilan rapi
🌷 Mudah terganggu oleh keributan
🌷 Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan dari pada yang dilihat
🌷 Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
🌷 Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca
🌷 Biasanya ia pembicara yang fasih
🌷 Lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya
🌷 Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik
🌷 Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan Visual
🌷 Berbicara dalam irama yang terpola
🌷 Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, berirama dan warna suara

Strategi untuk mempermudah proses belajar anak auditori :

📝 Ajak anak untuk ikut berpartisipasi dalam diskusi baik di dalam kelas maupun di dalam keluarga.
📝 Dorong anak untuk membaca materi pelajaran dengan keras.
📝 Gunakan musik untuk mengajarkan anak.
📝 Diskusikan ide dengan anak secara verbal.
📝 Biarkan anak merekam materi pelajarannya ke dalam kaset dan dorong dia untuk mendengarkannya sebelum tidur.

GAYA BELAJAR KINESTETIK (belajar dengan cara bergerak, bekerja dan menyentuh)

Lirikan kebawah bila berbicara, berbicara lebih lambat. Anak yang mempunyai gaya belajar kinestetik belajar melalui bergerak, menyentuh, dan melakukan. Anak seperti ini sulit untuk duduk diam berjam-jam karena keinginan mereka untuk beraktifitas dan eksplorasi sangatlah kuat. Anak  yang bergaya belajar ini belajarnya melalui gerak dan sentuhan

Ciri-ciri gaya belajar kinestetik :

🌷 Berbicara perlahan
🌷 Penampilan rapo
🌷 Tidak terlalu mudah terganggu dengan situasi keributan
🌷 Belajar melalui memanipulasi dan praktek
🌷 Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
🌷 Menggunakan jari sebagai petunjuk ketika membaca
🌷 Merasa kesulitan untuk menulis tetapi hebat dalam bercerita
🌷 Menyukai buku-buku dan mereka mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca
🌷 Menyukai permainan yang menyibukkan
🌷 Tidak dapat mengingat geografi, kecuali jika mereka memang pernah berada di tempat itu
🌷 Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka Menggunakan kata-kata yang mengandung aksi.

Strategi untuk mempermudah proses belajar anak kinestetik:
📝 Jangan paksakan anak untuk belajar sampai berjam-jam.
📝 Ajak anak untuk belajar sambil mengeksplorasi lingkungannya (contohnya: ajak dia baca sambil bersepeda, gunakan obyek sesungguhnya untuk belajar konsep baru).
📝 Izinkan anak untuk mengunyah permen karet pada saat belajar.
📝 Gunakan warna terang untuk menghilite hal-hal penting dalam bacaan.
📝 Izinkan anak untuk belajar sambil mendengarkan musik

Ketika belajar memahami anak-anak, sejatinya kita sedang belajar memahami diri kita sendiri. Apabila bunda semuanya bisa melihat gaya belajar anak-anak karena sering mengamati perkembangan mereka, maka kitapun akan dengan mudah mengamati gaya belajar kita, gaya mengajar kita dan gaya bekerja kita.

Hal ini akan lebih membuat kita bahagia menjalankan proses belajar. Dijamin proses belajar juga tidak akan pernah berhenti dari buaian sampai ke liang lahat.

Anak-anak sangat menyukai bermain, karena energi yang dimunculkan ketika bermain tidak akan pernah habis. Apabila kita bisa memaknai belajar dan bekerja selayaknya anak-anak bermain, sudah dapat dibayangkan betapa asyiknya belajar dan bekerja dalam kehidupan ini. Karena setiap saat anak-anak akan menemukan energi yang terbarukan dalam proses belajarnya dan kita akan mendapatkan energi yang terbarukan dalam proses bekerja.

Don’t Teach me , I Love to Learn

Salam Ibu Profesional,

/Tim Fasilitator Bunda Sayang/
📚Sumber Bacaan:
Gordon Dryden and JeanetteVos, The Learning Revolution, ISBN-13: 978-1929284009

Niken Tf Alimah, dkk. 2017. Seri Ibu Profesional #1 Bunda Sayang 12 Ilmu Dasar Mendidik Anak, Gazza Media

ditulis ulang dengan sedikit editan oleh: Heny Ratri Estiningtyas