Pesta pernikahan yang
pernah kuimpikan adalah tentang sebuah pesta kebun, tamu duduk di meja bundar
bersama kelompoknya,,,aku dan pasanganku mendatangi setiap meja, menyapa,
bercengkerama, dan mengobrol.
Makanan disajikan oleh
pramusaji berdasi kupu2 kalau laki2 atau berbandana di rambutnya kalau
perempuan.
Di sudut taman ada layar
besar untuk menayangkan vidio tentang perjalanan kami sebelum menikah, waktu
sendiri2, waktu ketemu, waktu jadian, kegiatan berdua, lucu2an, lamaran, dan
sampai akad....
Di sudut taman yang
satunya ada piano, saxophone, cello, biola, dan aku menyanyi duet dengan
suamiku yang berperan jadi pianis sekaligus vocal.
Di sudut taman yang lain
ada sekelompok pemusik etnik, dengan angklung atau jimbe yang memainkan musik
dibikin ala2 jazz atau swing, terkadang juga dangdut.
Lalu di sudut yang
tersisa, ada kamera yang merekam testimoni dari teman2 dengan background foto
aku dan suamiku yang dibikin siluet.
Dan aku, dengan gaun
dari batik tapi dibikin ala kompeni, hehehe Belanda maksudnya... suamiku dengan
setelan jas casual rapih simple tapi elegan....klo perlu dia pake ala2 blonde
juga yang ada renda2 di lehernya..eh?jangaaaan...alay betul...hmmmm....
Hmmm setiap
anak-anak pasti punya impian tentang pesta pernikahannya. Dan jujur, saya terinspirasi untuk menulis ini
setelah melihat vidio pernikahan vino sama marsha...seperti melihat visualisasi
dari mimpi yang pernah terlintas, tapi bahkan aku tidak ingin benar-benar
mewujudkannya :p
hahahaha ini cuma
intermezo aja kawan,,,impian seorang anak perempuan.mimpi itu kan bebas bro,
gak bayar, gak perlu asuransi juga...
No comments:
Post a Comment