D. E. K. A. T
Yogyakarta, 7 Mei 2023
Bismillahirrahmanirrahim,
(Catatan hikmah ini dituliskan kembali setelah kondisi ibun membaik pasca operasi)
Allah Ta’ala berfirman,
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), “Aku itu dekat”. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah: 186)
Suasana ruang operasi yang ada di atas kepala tempatku terbaring masih sedikit riuh. Para tim dokter dan perawat sedang mempersiapkan ruangan dan peralatannya. Aku ditaruhnya di ruang transit.
"Ibu Heny ya? sudah siap?"
"Bismillah, semoga Allah mudahkan. Allahumma laa sahla illa ma ja'altahu sahla wa anta taj'alil hazna idza syi'ta sahla" Jawabku yang diaminkan oleh perawat laki-laki bertubuh tambun itu.
Hari itu aku menjalani operasi pertama dalam hidupku (dan semoga juga yg terakhir) . Operasi besar yang bahkan membuatku merasa sangat dekat dengan kematian.
Selama di ruang transit, aku menunggu sambil terbayang-bayang, kemarin banyak sekali teman-teman dan keluarga yang menyampaikan doa, semangat, motivasi, kabar gembira baik secara langsung maupun lewat chatt. Banyak yang bercerita tentang ayahnya, saudaranya, tetangganya, kenalannya dll bisa sembuh total walau mengidap kanker kolorektal stadium 4. Ada juga yang menyampaikan bahwa ayahnya, saudaranya, temannya, tetangganya dipasang lubang stoma di perut setelah operasi usus besar hanya sementara dan it's ok, bukan hal yang perlu dikhawatirkan.
Kemarin, aku masih bisa membaca mushaf, mendengarkan murathal lewat HP, video call sama anak-anak ketika gundah dan mental drop. Kemarin, aku bisa mengeluhkan apa yang sedang menjadi kegundahan hatiku, kesakitanku, dll kepada teman/keluarga dengan mudah. Sekarang, aku tidak lagi pegang HP, tidak lagi boleh bawa barang2 dari luar ruangan termasuk mushaf. Pun tidak ada satupun yang kukenal di sini…
Rasanya, semua nasihat, motivasi, kabar gembira, kasih sayang dan perhatian yang keluarga n teman-teman tunjukkan ke aku itu tidak berarti apa-apa kalau aku 'tidak menerima'. Mau dikasih contoh keberhasilan seperti apapun, kabar gembira dari Al Qur'an sekalipun, tidak akan bisa memperbaiki perasaan gundahku kecuali aku menerima.
Ini semua tentang penerimaan, keikhlasan, keridhoan. Ini tentang aku dan Allah. Orang-orang disekitar ku bersifat mensupport, dan itu gak akan berarti apa-apa kalau aku tidak ada penerimaan.
Menyadari hal itu, aku rasa aku sombong sekali. Bukankah sudah Allah sampaikan bahwa boleh jadi aku tidak menyukai sesuatu sedangkan itu baik bagiku dan boleh jadi aku menyukai sesuatu padahal itu tidak baik bagiku?
Apakah Allah pernah mengecewakanku dalam ketetapanNya? Tidak sama sekali!
Dari buku yang kubaca, hakikat sabarnya orang sakit itu, tidak mengeluh pada manusia. Cukup dengan Allah saja. Dan aku tau, kala itu ketika tidak lagi ada HP, mushaf, teman-teman, keluarga, dan orang-orang yang kukenal, tapi Ada Allah. Karena Allah itu dekat dalam doa.
Kalian tau? Ada kejadian besar yang ini akan aku ceritakan dan kusebarluaskan seumur hidupku selua-luas yang mampu kusebarkan, tanda keMahaKuasaan Allah.
Malam sebelum operasi, para tim dokter berdatangan untuk meminta tanda tangan inform consent. Karena ini tindakan operasi besar dengan resiko besar juga, maka dokter wajib meminta tanda tangan consent dan memberi edukasi seputar resiko-resiko yang bisa terjadi.
Selama ini, satu hal yang bikin aku gak siap operasi adalah jikalau aku bangun dengan kondisi tidak ideal seperti yang kumau, gimana? Aku selalu meminta untuk ususnya disambung langsung, aku takut kalau nanti merepotkan/mengganggu banyak orang dengan adanya stoma diperutku. Aku khawatir tentang bagaimana menjaga kesucianku dalan beribadah. Aku masih terus berusaha bagaimana caranya biar gak dikolostomi? Maka malam itu aku tanya sama tim dokter bedahnya: dokter, mungkin gak sih langsung disambung tanpa kolostomi?
"Kecil sih kemungkinannya". Yasudah sampai disitu, rasanya aku tidak punya pilihan lain selain menerima kondisi apapun yang akan kuterima pasca operasi nanti.
Paginya, di ruang operasi, aku mantapkan hatiku sekali lagi dengan berucap: Ya Allah, aku ridho akan segala ketetapanMu, aku percaya akan ketetapan terbaikMu atas aku. Apapun ketetapan yang akan Kau berikan untukku nanti setelah operasi ini, aku yakin itu yang terbaik untukku, maka aku mohon, berikan aku kemudahan dan pertolongan dalam menjalaninya. Ya Allah, aku datang menemui ahli, mencari obat, untuk mempertahankan nyawa. Para ahli bilang bahwa kecil kemungkinan langsung disambung, tapi sekecil apapun kemungkinannya itu, tidak ada yang tidak mungkin bagiMu wahai Allah yang Maha Kuasa. Berilah kemudahan para dokter ini untuk menolongku. Berikan aku ketetapan dan takdir yang baik.
Operasi dimulai pukul 7.15 dan aku Allah bangunkan dengan mendengar suara adzan yang sayup-sayup kulihat sepertinya jarum panjang di angka 7 jarum pendek di angka 12. Sepertinya adzan dhuhur. Aku bertekad untuk tidak mau dengar apapun dulu soal hasil operasi. Tapi ketika di ruangan, tante bilang: lho ini stomanya mana? Langsung disambung to? Gak jadi pakai stoma?
Allahu Akbar!! Sungguh, Allah itu dekat.
Dan Rabbmu berfirman:“Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku (berdo’a kepada-Ku) akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina. [Al-Mu’min/Ghafir/40: 60].
Lihat! Benar adanya tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Jika untuk hal seremeh tali sandal aja kita bisa minta sama Allah, apalagi untuk hal-hal besar. Maka jangan ragu untuk meminta, teruuus meminta sama Allah. Karena Allah suka jika kita mintai, Allah suka kalau dibutuhkan. Untuk setiap urusan kita. Baik kecil, maupun yang besar sekalipun.
Wallahu a'lam bisshowab.
Saya sertakan link kajian Ustadz Budi Azhari tentang Pinta ya
Berikut linknya:
